-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kinerja Dewas PDAM Tirta Khayangan Disorot

Thursday, January 7, 2021 | January 07, 2021 WIB Last Updated 2021-01-15T07:00:13Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Kinerja  Dewan Pengawas (Dewas) dan Direktur PDAM Tirta Khayangan Hamdani, mendapat kritikan dari mantan pejabat Kota Sungai Penuh. Menurutnya, Dewas harusnya diduduki oleh orang yang memahami tentang PDAM, begitu juga dengan karyawan harusnya orang teknik.


Namun PDAM Tirta Khayangan diduduki oleh orang yang tidak sesuai dengan jabatan yang diembannya saat ini, begitu juga dengan karyawan yang ada saat ini bukan berasal dari orang teknik, ujar Hasvia, mantan Pj. Walikota Sungai Penuh ketika dimintai tanggapannya Kamis (7/1/2021).


Lanjut Hasvia, sebagai pimpinan perusahaan, seharusnya mempunyai konsep bisnis yang dituangkan kedalam bisnis plan. Sebagai perusahaan BUMD yang amat penting dia harus bisa menghasilkan profit/laba dan berkembangnya aset.


"PDAM Tirta khayangan seharusnya menjadi  motor penggerak untuk menghasil PAD. Namun, hal tersebut jauh berbeda dengan harapan" pungkasnya.


Untuk itu, diharapkan Manajemen pdam perlu dirobah dengan orang yang memiliki ilmu, bukan berdasarkan kedekatan,"Begitu juga dengan Dewas harusnya ditempati orang yang memiliki skil dan ilmu. Supaya pdam benar-benar diawasi kinerjanya" jelasnya.


Ferry Siswandi mantan pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci dua periode, kepada Portalbuana mengatakan, tiga hal yang perlu dirobah oleh PDAM Tirta khayangan diantaranya, Pembenahan manajemen, Peningkatan kualitas & kuantitas sumber air baku, Optimalisasi sarana & prasarana pengolahan air baku dan jaringan distribusi.


"Ya tiga hal tersebut sangat penting didalam perusahaan BUMD, apalagi pdam Tirta Khayangan saat ini yang selalu merugi. Begitu juga dengan pelayanan kepada pelanggan yang selalu dikeluhkan" ungkap Ferry.


Ferry, juga mengharapkan kepada Pemkot agar segera mencari langkah-langkah strategis, supaya pdam bangkit dari keterpurukan, ujar Ferry Politikus Senior.


"Pembenahan sangat penting, karena orang-orang yang memiliki manajemen, agar pdam mampu untuk meningkatkan kualitas serta dapat menyumbangkan PAD yang besar untuk kota sungai penuh" pungkasnya.


Untuk diketahui, pengangkatan Dewas harus berasal dari orang yang memang menguasai Manajemen PDAM, mengingat Dewas merupakan orang yang menilai kinerja Direksi dan laporan tahunan.


Begitu juga dengan Direktur diangkat harus orang yang memiliki ilmu dibidang PDAM bukan berdasarkan kedekatan. (Dede)

×
Berita Terbaru Update