-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Solar Di SPBU Pelayang Raya Tidak Tersedia Puluhan UMKM Terancam Gulung Tikar

Wednesday, February 10, 2021 | February 10, 2021 WIB Last Updated 2021-02-11T17:50:40Z

 


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Pasokan BBM solar di SPBU pelayang raya kecamatan sungai bungkal kota sungai penuh provinsi jambi   terjadi kelangkahan tidak tersedia dalam 2 hari ini. Sehingga puluhan sopir truck yang membutuhkan BBM solar mengeluh. Begitu juga Masyarakat sungai penuh yang mempunyai UMKM terancam gulung tikar. 


Adapun pembelian BBM solar masyarakat Yang memiliki UMKM dengan Menggunakan Dirigen  Diperbolehkan sebagaimana dalam edaran BPH MIGAS No 3865 E/KA BPH /2019, pengendalian Kuata JBT tahun 2019 


Dari pantauan awak media, 2 hari pasokan BBM solar tidak tersedia di SPBU pelayang raya, sopir truck masih antrian menunggu berharap akan ada pengiriman BBM solar 


Salah seorang Sopir Truck dafni Saat Diwawancara mengatakan " kami sudah 2 hari antrian menunggu solar namun sampai sekarang solar yang kami tunggu tidak kunjung datang.


Kami sangat berharap kepada pihak SPBU untuk Meminta depot teluk kabung mengirim BBM Solar. Jika tidak juga ada solar kami terancam tidak biss bekerja. 


BBM solar Hanya tersedia di SPBU pelayang raya. Kalau membeli Dexlite kami tidak sanggup. Ujar dafni salah seorang sopir truck 


Dilain tempat budi salah seorang pemilik UMKM penggilingan kopi mengungkapkan. " dalam 2 hari UMKM kami tidak bisa beroperasi. Disebabkan pasokan BBM solar di SPBU pelayang raya tidak tersedia. 


Kami membeli BBM solar ini sudah sesuai dengan aturan, kami harus membawa surat rekomendasi dari desa agar bisa membeli solar. Jumlah pembelian pun kami di batasi. Ujar budi


Selanjutnya dia menambahkan" jika tidak juga ada BBM solar dalam 1 hari ini,  usaha UMKM kami terancam Gulung tikar tidak dapat berusaha lagi. 


Kami meminta pihak SPBU pelayang raya ini agar Menyediakan BBM Solar kami tidak gulung tikar. Begitu juga sopir sopir truck bisa bekerja lagi. Pungkas budi salah seorang pemilik UMKM. 


Awak media ini kembali mendatangi pihak SPBU mempertanyakan atas kelangkahan BBM solar sudah 2 hari tidak tersedia yang membuat sopir truck serta usaha UMKM tidak dapat bekerja bahkan terancam gulung tikar. 


Sya'diah direktur SPBU kembali angkat bicara. Menang benar pasokan BBM solar 2 hari ini tidak di kirim. Penyebabnya dari pihak pertamina menyebutkan adanya pemberitaan mengatakan SPBU kami Melayani pembelian Dirigen.  Saya sendiri sudah mengklarifikasi. Dan menjelaskan secara detil. Ini kesalah pahaman saja. 


Di dalam edaran BPH MIGAS No 3865 E/KA BPH /2019, pengendalian Kuata JBT tahun 2019  telah menjelaskan kalau penjualan BBM solar di perbolehkan. 


Dimana dalam BPH migas tersebut memperbolehkan penjualan BBM solar Bersubsidi Untuk masyarakat memiliki usaha Mikro. Seperti Rice Milling, penggilingan Kopi,  penggilingan Cabe dan sejenisnya. 


Itu pun harus ada rekomendasi dari kepala desa setempat. Pembeliannya pun di batasi 60 liter perhari tergantung rekomendasi dari desa berapa yang di butuhkan pemilik usaha mikro. Ujar Sya'diah 


Sya'diah menambahkan." kalau memang adanya pemberitaan miring serta postingan sehingga pengiriman BBM solar di hentikan, bagi kami tidak masalah. Namun bagi ussha Mikro Serta sopir truck yang membutuhkan solar berdampak tidak dapat berusaha. Saya sangat prihatin sekali


Saya meminta rekan rekan LSM dan wartawan jika memang ada pengisian BBM solar yang tidak sesuai dengan Edaran BPH Migas serta pelayanan yang kurang dari karyawan silahkan laporkan ke saya" pungkas Sya'diah 


Terkait pasokan BBM solar yang tidak tersedia di SPBU pelayang raya sebagaimana telah di jelaskan Direktur SPBU adanya pemberitaan yang sudah di klarifikasi dan dijelaskan, awak media ini akan datangi pertamina jambi. ( fc) 


×
Berita Terbaru Update